Menjaga Lisan dan Dampaknya dalam Kehidupan Sosial
Khatib
H. Abdul Karim
Tanggal
28 Maret 2025
Lokasi
Masjid Al-Ikhlas Rogojampi
28 Ramadan 1446 H
Akhlak
Lisan adalah anggota tubuh yang kecil namun dampaknya sangat besar. Kita wajib menjaga lisan dari perkataan yang sia-sia dan menyakitkan.
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi rabbil alamin. Wa asshalaatu was salaamu 'ala asrafil anbiya'i wal mursalin.
Jamaah Jumat yang dirahmati Allah,
Hari ini kita akan membahas tentang pentingnya menjaga lisan dan dampaknya dalam kehidupan sosial kita. Lisan adalah anggota tubuh yang kecil, namun dampak yang ditimbulkannya sangat besar.
Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)
Di era media sosial saat ini, kita harus lebih berhati-hati dalam berbicara dan menulis. Banyak persaudaraan yang rusak, fitnah yang menyebar, dan perpecahan yang terjadi karena tidak menjaga lisan dan tulisan.
Menjaga lisan berarti:
1. Tidak berbicara buruk tentang orang lain (ghibah)
2. Tidak menyebarkan berita tanpa klarifikasi
3. Tidak berbohong
4. Tidak berkata kasar atau menyakiti
5. Banyak berdzikir dan membaca Al-Quran
Mari kita jadikan lisan kita sebagai ladang amal shaleh, bukan sumber masalah dan dosa.
Astaghfirullah al-adzim...
Referensi
- HR. Bukhari dan Muslim tentang berkata baik
- QS. Al-Hujurat ayat 12
- HR. Tirmidzi tentang ghibah
- QS. Al-Qalam ayat 4
Tags:
lisan
akhlak
media sosial
Download Artikel: