WATUKEBO – Kuliah Shubuh di Masjid Baiturridlo, Dusun Krajan, Desa Watukebo, digelar pada Senin (2/3/2026) dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian syiar Ramadhan yang bertujuan menguatkan keimanan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Kuliah Shubuh di Masjid Baiturridlo diawali dengan shalat Shubuh berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Imam Mas’ud, S.Pd.I., M.Pd. Ia dikenal sebagai Ketua MUI Rogojampi, Mustasyar MWC NU Rogojampi, serta Penyuluh Agama ASN KUA Rogojampi.
Usai shalat, jamaah bersama-sama melaksanakan dzikir dan doa. Suasana hening dan khidmat terasa ketika lantunan istighfar dan doa dipanjatkan, memohon ampunan serta keberkahan di bulan suci Ramadhan.
Memasuki acara inti, Ustadz Imam Mas’ud menyampaikan taushiyah bertema “Upaya Meraih Maghfiroh Allah SWT di Sepuluh Kedua Bulan Ramadhan”. Ia menekankan pentingnya memperbanyak istighfar sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah dan meraih ampunan-Nya.
Menurutnya, sepuluh hari kedua Ramadhan merupakan fase maghfiroh yang harus dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. “Istighfar adalah kunci pembuka jalan keluar dari berbagai kesempitan hidup. Allah memberikan jalan keluar dan solusi atas problematika kehidupan bagi hamba yang mau kembali dan memohon ampun kepada-Nya,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mengingatkan bahwa istighfar bukan sekadar ucapan lisan, melainkan kesadaran hati untuk memperbaiki diri. Dengan memperbanyak istighfar, seorang Muslim akan dituntun menuju ketenangan, kelapangan rezeki, serta keberkahan hidup yang hakiki.
Kuliah Shubuh di Masjid Baiturridlo ini dihadiri jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat hingga generasi muda. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dalam memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga tradisi keilmuan khas Ahlussunnah wal Jama’ah. Ramadhan tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah ritual, tetapi juga momentum memperdalam ilmu, memperkuat akhlak, dan meneguhkan komitmen khidmah kepada umat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antarjamaah. Wajah-wajah penuh harap tampak menyiratkan semangat untuk terus meningkatkan kualitas ibadah di sisa hari Ramadhan.
Melalui Kuliah Shubuh di Masjid Baiturridlo ini, masyarakat diajak untuk tidak menyia-nyiakan fase maghfiroh Ramadhan. Mari perbanyak istighfar, hidupkan masjid dengan majelis ilmu, dan jadikan Ramadhan sebagai titik tolak perubahan menuju pribadi yang lebih sabar, jujur, dan bertakwa demi kemaslahatan bersama.