Rogojampi – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Rogojampi menggelar Lailatul Ijtima pada Jumat malam (10/7/2026) di Kantor MWC NU Rogojampi. Pertemuan rutin yang dihadiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi untuk membahas agenda strategis, mulai dari persiapan Turba PCNU Banyuwangi hingga percepatan verifikasi dan validasi Ranting NU se-Kecamatan Rogojampi.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB ini diikuti oleh 11 peserta dari unsur Syuriah dan Tanfidziyah MWC NU Rogojampi. Lailatul Ijtima tidak hanya menjadi ruang musyawarah organisasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, memperkuat khidmah, dan menyamakan langkah dalam mengembangkan jam'iyah Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan tahlil dan doa yang dipimpin oleh Ust. Ridho Hawarie, Katib Syuriah MWC NU Rogojampi. Suasana khidmat mengiringi pembukaan rapat sebagai ikhtiar memohon keberkahan dan kemudahan dalam menjalankan amanah organisasi.
Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Ketua Tanfidziyah MWC NU Rogojampi, Anwar Rofiq. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh pengurus untuk terus menjaga semangat kebersamaan serta meningkatkan kualitas pelayanan organisasi kepada warga Nahdliyin.
"Lailatul Ijtima bukan sekadar forum rapat, tetapi juga ruang untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, dan memastikan setiap program organisasi berjalan dengan baik demi kemaslahatan umat," ujar Anwar Rofiq.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah informasi mengenai Turba (Turun ke Bawah) PCNU Banyuwangi yang akan dilaksanakan di seluruh MWC NU se-Kabupaten Banyuwangi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan koordinasi antara pengurus cabang dan pengurus di tingkat kecamatan.
Rapat juga mengevaluasi pelaksanaan verifikasi dan validasi kepengurusan Ranting NU se-Kecamatan Rogojampi. Hingga pertengahan Juli, proses verifikasi dinilai berjalan dengan lancar dan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
Hasil verifikasi tersebut dijadwalkan akan disampaikan pada Agustus 2026 bersamaan dengan agenda Turba PCNU Banyuwangi. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat tata kelola organisasi Nahdlatul Ulama hingga tingkat ranting.
Dalam forum tersebut dijelaskan bahwa program verifikasi dan validasi Ranting NU memiliki sejumlah tujuan penting. Di antaranya memastikan keberadaan dan keabsahan kepengurusan ranting, memperoleh data organisasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa, meningkatkan tertib administrasi dan tata kelola organisasi, serta menjadi dasar pembinaan, evaluasi, dan penyusunan kebijakan organisasi oleh PBNU, PWNU, maupun PCNU.
Selain membahas program organisasi, rapat juga menerima laporan keuangan dan pembukuan MWC NU Rogojampi bulan Juli 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan organisasi.
Pada kesempatan tersebut disampaikan pula hasil penataan struktur organisasi di tingkat ranting. Berdasarkan hasil musyawarah, Ranting NU Karangbendo akan bergabung (merger) ke Ranting NU Karanganyar, sedangkan Ranting NU Banje akan bergabung dengan Ranting NU Bubuk. Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat efektivitas organisasi di tingkat desa.
Rapat juga menyepakati rencana pelaksanaan rapat koordinasi besar pada 9 Agustus 2026. Kegiatan ini akan melibatkan pengurus MWC NU Rogojampi bersama seluruh badan otonom, mulai dari Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, ISNU, Pagar Nusa, Banser, hingga jajaran pengurus ranting dan badan otonom di tingkat desa.
Melalui forum tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarlembaga dalam menjalankan program-program keumatan, pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Rogojampi.
Menjelang penutupan rapat, pengurus juga menetapkan bahwa kegiatan Ngaji Bareng Ranting (Ngabarin) berikutnya akan dilaksanakan di Ranting NU Lemahbang Dewo. Agenda utama kegiatan tersebut tetap difokuskan pada proses verifikasi dan validasi Ranting NU sebagai bagian dari penguatan kelembagaan Nahdlatul Ulama.
Lailatul Ijtima yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu ditutup dengan semangat untuk terus meningkatkan khidmah kepada jam'iyah dan masyarakat. Kesepakatan-kesepakatan yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan organisasi yang semakin tertib, solid, dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
Mari bersama mendukung setiap ikhtiar penguatan organisasi Nahdlatul Ulama, mulai dari tingkat ranting hingga cabang. Dengan kebersamaan, tertib administrasi, dan semangat khidmah, NU akan terus hadir memberikan manfaat bagi umat, bangsa, dan kemajuan masyarakat.