MANASIK HAJI CILIK PAUD MUSLIMAT KHODIJAH 157 ROGOJAMPI, MEMBASUH RINDU KE TANAH SUCI DI LAPANGAN LUGJAG

ROGOJAMPI – Kegiatan Manasik Haji Cilik PAUD Muslimat Khodijah 157 Rogojampi digelar di Lapangan Lugjag, Desa Pengatigan, Rabu (28/5/2025). Ratusan santri cilik tampak mengenakan pakaian ihram putih, mengikuti simulasi ibadah haji dengan penuh semangat dan keceriaan.

Sejak pagi, lapangan yang biasanya digunakan untuk aktivitas warga berubah menjadi miniatur perjalanan menuju Tanah Suci. Anak-anak didampingi guru dan orang tua, mengikuti setiap rangkaian manasik secara tertib dan khidmat.

Kepala PAUD Muslimat Khodijah 157 Rogojampi menjelaskan bahwa Manasik Haji Cilik PAUD Muslimat Khodijah 157 Rogojampi merupakan agenda tahunan yang bertujuan menanamkan nilai rukun Islam kelima sejak usia dini. Kegiatan ini dirancang sebagai metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung.

“Anak-anak tidak hanya mendengar cerita tentang haji, tetapi merasakannya melalui simulasi. Kami ingin nilai ibadah tertanam kuat dalam memori mereka,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan niat dan pembacaan talbiyah bersama. Suara “Labbaikallahumma Labbaik” menggema di Lapangan Lugjag, menghadirkan suasana haru sekaligus kebanggaan bagi para orang tua.

Setelah itu, anak-anak melakukan thawaf mengelilingi replika Ka’bah. Mereka kemudian melaksanakan sa’i dan lempar jumrah dengan penuh antusias, tetap dalam pengawasan guru dan panitia.

Keterlibatan orang tua menjadi warna tersendiri dalam Manasik Haji Cilik PAUD Muslimat Khodijah 157 Rogojampi tahun ini. Para wali murid tidak hanya menyaksikan, tetapi turut mendampingi anak-anak sejak persiapan hingga akhir kegiatan.

Salah satu wali murid mengaku terharu melihat putranya mengikuti setiap tahapan ibadah. “Melihat anak saya bersemangat, rindu kami ke Tanah Suci seperti ikut terobati. Kami belajar lagi bersama anak-anak,” tuturnya.

Kehadiran tokoh Nahdlatul Ulama dari jajaran MWCNU Rogojampi turut menambah keberkahan acara. Mereka memberikan dukungan moral serta pesan penting tentang pendidikan karakter berbasis nilai Ahlussunah wal Jama’ah.

“Suksesnya pendidikan anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Sinergi orang tua, guru, dan lingkungan adalah kunci,” ungkap salah satu tokoh NU dalam sambutannya.

Prosesi wukuf menjadi momen paling syahdu. Anak-anak diajak duduk tenang di bawah tenda sederhana, belajar tentang doa, kesabaran, dan makna ketundukan kepada Allah SWT.

Kegiatan yang berakhir menjelang siang ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto keluarga. Wajah-wajah kecil itu tampak sumringah setelah menuntaskan pengalaman spiritual yang berkesan.

Melalui Manasik Haji Cilik PAUD Muslimat Khodijah 157 Rogojampi, lembaga pendidikan di bawah naungan Muslimat NU ini kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi berakhlakul karimah. Pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, tetapi juga penanaman iman, adab, dan kebersamaan.

Semoga ikhtiar ini menjadi wasilah tumbuhnya cinta anak-anak kepada ibadah dan kerinduan sejati menuju Tanah Suci. Mari kita dukung bersama pendidikan anak-anak Nahdliyin dengan keterlibatan aktif, doa, dan sinergi, demi terwujudnya generasi yang saleh, cerdas, dan siap berkhidmah untuk umat dan bangsa.
 

Penulis Najwa Mumtazah

Editor Andi Budi Setiawan

Penulis
Najwa Mumtazah
Tanggal
12 Feb 2026
Dibaca
13 kali
Tags: #kegiatan #sekolah #tkmkhodijah157 #mwcnurogojampi #nu #ahlussunahwaljamaah #rogojampi #banyuwangi
Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!