Rogojampi – Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Islamiyah Rogojampi menyelenggarakan Tes Pemetaan Penerimaan Murid Baru (PMBM) 2026/2027 pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini diikuti 87 calon murid baru sebagai langkah awal madrasah dalam mengenali potensi akademik dan non-akademik peserta didik.
Tes pemetaan PMBM 2026 berlangsung di lingkungan madrasah dengan suasana tertib dan ramah anak. Kegiatan ini bukan ujian kelulusan, melainkan observasi awal untuk memetakan karakteristik, gaya belajar, serta minat bakat calon siswa.
Peserta berasal dari sejumlah TK mitra di wilayah Kecamatan Rogojampi, di antaranya TKM Khodijah 2, TKM Khodijah 157, TK Kemala Bhayangkari 36, PAUD Mutiara, serta beberapa lembaga PAUD lainnya. Sinergi ini menjadi wujud kolaborasi pendidikan dasar dalam menyiapkan generasi yang unggul sejak dini.
Koordinator Bidang Kurikulum MIS Islamiyah Rogojampi, Ubaid Zidni, membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan kepada orang tua dan peserta. Ia menegaskan bahwa pemetaan ini bertujuan untuk pemerataan kualitas pembelajaran di setiap rombongan belajar.
“Tes pemetaan PMBM 2026 ini kami gunakan untuk meratakan kemampuan akademik maupun non-akademik. Kami ingin setiap kelas memiliki komposisi siswa yang heterogen dan seimbang,” ujarnya.
Pelaksanaan tes dibagi menjadi dua sesi, mulai pukul 08.00 hingga 11.30 WIB, agar suasana tetap kondusif dan peserta dapat mengikuti kegiatan dengan fokus. Panitia menyiapkan instrumen yang mengukur aspek kognitif dasar, motorik, sosial-emosional, serta kesiapan belajar anak.
Melalui pemetaan ini, madrasah dapat mengidentifikasi profil siswa secara lebih akurat. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.
Selain itu, pemetaan juga membantu guru menemukan potensi minat dan bakat sejak dini. Dengan demikian, program pengembangan non-akademik dapat diarahkan secara tepat dan berkelanjutan.
Langkah ini sejalan dengan komitmen MIS Islamiyah Rogojampi dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan. Nilai-nilai Ahlussunah wal Jama’ah diterapkan melalui pendekatan pendidikan yang ramah, moderat, dan menumbuhkan karakter kebersamaan.
Kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan madrasah dalam menyambut murid baru secara profesional dan terencana. Pemetaan menjadi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan proses pembelajaran yang adil dan tidak diskriminatif.
Dengan adanya Tes Pemetaan PMBM 2026, MIS Islamiyah Rogojampi berharap setiap anak mendapatkan metode pembelajaran yang tepat sesuai potensi masing-masing. Hal ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Mari bersama mendukung ikhtiar pendidikan yang berorientasi pada kualitas dan keberkahan. Sinergi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci dalam mencetak generasi Nahdliyin yang unggul dan berkhidmah untuk umat.
Editor Andi Budi Setiawan, S.Pd