PENGUMUMAN AWAL BULAN SYA’BAN 1447 H
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menyampaikan pengumuman awal Bulan Sya’ban 1447 Hijriah berdasarkan laporan rukyatul hilal yang dilaksanakan di sejumlah titik pengamatan di wilayah Indonesia.
Berdasarkan hasil rukyah tersebut, hilal telah berhasil teramati, sehingga LF PBNU menetapkan bahwa 1 Sya’ban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 20 Januari 2026 M, yang dimulai sejak malam Selasa.
Seiring dengan masuknya Bulan Sya’ban, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah sebagai persiapan menyambut Bulan Ramadan. Adapun beberapa momentum penting di Bulan Sya’ban 1447 H adalah sebagai berikut:
Ayyamul Bidh berlangsung pada Ahad hingga Selasa, 1–3 Februari 2026 M. Pada hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah sebagai bagian dari amalan yang dianjurkan Rasulullah SAW.
Nishfu Sya’ban jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026 M, yang menjadi salah satu malam istimewa untuk memperbanyak doa, istighfar, dan amal kebajikan.
29 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 17 Februari 2026 M, yang menandai persiapan akhir menjelang penentuan awal Bulan Ramadan.
Dengan pengumuman ini, diharapkan warga Nahdliyin dan umat Islam pada umumnya dapat menjadikan Bulan Sya’ban sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan, serta memperbanyak amal saleh sebagai bekal menyongsong bulan suci Ramadan.
Penulis
ANDI BUDI SETIAWAN
Tanggal
20 Jan 2026
Dibaca
21 kali