PWNU Jatim Gelar Workshop - PCNU Banyuwangi Tunjukkan Komitmen Lewat Kehadiran Penuh

Surabaya (16/11) — Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar Silaturahmi dan Workshop Sistem Informasi Manajemen Organisasi, Layanan, dan Aset NU (SIMOLA NU) sebagai rangkaian peringatan Hari Santri PWNU Jawa Timur Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula KH. Muhammad Hasyim Asy’ari lantai 3 PWNU Jatim dan dihadiri oleh para Sekretaris MWC NU se-Jawa Timur. Dari sekian banyak peserta, rombongan PCNU Banyuwangi bersama 20 lebih Sekretaris MWC NU se-Banyuwangi menjadi perhatian tersendiri. Mereka menempuh perjalanan kurang lebih 7 jam, menjadikan Banyuwangi sebagai kabupaten paling jauh yang hadir dalam kegiatan tersebut. Kendati demikian, semangat para peserta tak surut sedikit pun untuk mengikuti kegiatan penting ini dari awal hingga akhir. Tepat pukul 09.45 WIB, acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Yalal Waton. Suasana khidmat sekaligus penuh nasionalisme terasa ketika seluruh peserta menyanyikan Yalal Waton dengan lantang, menggema memenuhi ruangan sebagai bentuk kecintaan kepada tanah air. Turut hadir Mustasyar PWNU Jawa Timur KH. Anwar Manshur beserta jajaran tanfidziyah sebagai narasumber utama. Workshop ini mengupas lima aspek penting pengelolaan organisasi NU, yakni: 1. Aspek legalitas agar seluruh aset NU tertib data dan resmi tercatat. 2. Aspek perencanaan, memungkinkan penyusunan program berdasarkan data akurat. 3. Aspek kesiapan dukungan program, sehingga NU mampu menyiapkan data untuk program pemerintah. 4. Kesesuaian dengan Perkum NU No. 11 Tahun 2025. 5. Penguatan tata kelola memasuki abad ke-2 NU, sebagai upaya besar yang belum pernah dilakukan secara masif selama 100 tahun sebelumnya. Materi pertama disampaikan oleh Sekretaris PWNU Jatim KH. Ir. M. Faqih, Ph.D, membahas secara rinci Perkum NU No. 11 Tahun 2025 terkait klasifikasi pengurus dan pendataan kapasitas kinerja mulai PRNU, MWC, PCNU, PWNU hingga PBNU. Dilanjutkan dengan materi keorganisasian, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pesantren oleh H. Ahmad Fahruddin, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur, yang memaparkan dengan jelas dan sistematis. Peserta dari Banyuwangi tampak aktif dalam sesi diskusi, menunjukkan kesungguhan mereka dalam memahami sistem baru ini. Setelah istirahat singkat sekitar 45 menit, sesi terakhir menghadirkan materi keagamaan oleh H. Qoderi, Wakil Sekretaris PWNU Jawa Timur. Kegiatan berakhir pukul 16.30 WIB dan para peserta, termasuk rombongan PCNU Banyuwangi, langsung bersiap menempuh perjalanan panjang kembali ke daerah masing-masing. Acara berlangsung lancar, tertib, dan sukses. PWNU Jawa Timur berharap implementasi program SIMOLA NU dapat terselesaikan dalam enam bulan ke depan, mulai dari tingkat ranting, MWC NU, hingga PCNU — termasuk Banyuwangi yang telah menunjukkan komitmen besar melalui kehadiran penuh semangat dalam kegiatan strategis ini.
Penulis
Andi Budi Setiawan
Tanggal
17 Nov 2025
Dibaca
15 kali
Tags: #berita #mwc nu #pcnu #pwnu #rogojampi #banyuwangi
Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!