ROGOJAMPI – Kegiatan Safari Ramadhan berlangsung khidmat di Masjid Baitul Fallah Dusun Krajan, Desa Bubuk, dengan dihadiri sekitar 120 jamaah, Senin malam. Acara ini menjadi ruang silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam memperkuat nilai ibadah sekaligus kepedulian sosial selama bulan suci.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan sambutan Kepala Desa H. Panhari yang menyampaikan terima kasih atas kehadiran tim Forpimka Rogojampi. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan terdapat kekurangan, seraya berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi warga.
Perwakilan kepolisian dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga keselamatan berkendara saat menuju masjid untuk tarawih. Ia juga mengingatkan jamaah agar memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan, serta menjaga keamanan keluarga, terutama anak-anak, dari berbagai potensi kejahatan. Pesan ini disampaikan sebagai bentuk ikhtiar menjaga kemaslahatan bersama.
Tausiah utama disampaikan oleh Imam Mas’ud Arifin selaku Ketua MUI Rogojampi dan Mustasyar MWC NU Rogojampi. Ia menegaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana pembentukan karakter takwa melalui kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan empati kepada kaum dhuafa. Puasa juga melatih muraqabah, yakni kesadaran bahwa setiap amal selalu dalam pengawasan Allah.
Ketua Tanfidziyah MWC NU Rogojampi, Ustadz Anwar Rofiq, dalam keterangannya menyampaikan bahwa Safari Ramadhan menjadi media memperkuat ukhuwah dan sinergi antara NU, pemerintah, dan aparat keamanan. “Melalui Safari Ramadhan, kita rawat kebersamaan, memperkuat ibadah, sekaligus menanamkan kepedulian sosial dan keamanan lingkungan sebagai bagian dari ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan hingga akhir. Jamaah mengikuti rangkaian acara dengan antusias, mencerminkan semangat kebersamaan dan khidmah dalam menghidupkan syiar Ramadhan.
Safari Ramadhan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum memperkuat nilai ibadah, menjaga persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Mari jadikan Ramadhan sebagai ruang memperbanyak amal, merawat kebersamaan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi lingkungan sekitar.
Editor Andi Budi Setiawan