SIRAMAN ROHANI RAMADHAN 1447 H DI MASJID BAITUS SYAFA’AH KARANGBENDO PERKUAT IBADAH DAN KEBERSAMAAN JAMAAH

ROGOJAMPI – Kegiatan Siraman Rohani Ramadhan 1447 H rutin digelar di Masjid Baitus Syafa’ah, Dusun Pancoran, Desa Karangbendo, setiap Jumat pukul 16.30–17.30 WIB. Pada Jumat (27/02/2026), kegiatan berlangsung khidmat dengan diikuti sekitar 50 jamaah dari unsur takmir masjid dan masyarakat sekitar.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Takmir Masjid yang diwakili oleh Bapak Damiri selaku seksi peribadatan. Ia menyampaikan terima kasih atas kehadiran jamaah dan berharap majelis ilmu ini menjadi sarana meningkatkan keimanan selama bulan suci.

Siraman rohani disampaikan oleh Imam Mas’ud, S.Pd.I., M.Pd., Ketua MUI Kecamatan Rogojampi yang juga Mustasyar MWC NU Rogojampi serta Penyuluh Agama ASN KUA Rogojampi. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah memanfaatkan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki kualitas ibadah dan akhlak.

Menurutnya, majelis ilmu di waktu menjelang berbuka memiliki keutamaan tersendiri karena menjadi ruang tazkiyatun nafs sekaligus mempererat ukhuwah. Jamaah diingatkan untuk menjaga keikhlasan, memperbanyak dzikir, serta menumbuhkan kepedulian sosial.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Rogojampi, Ustadz Anwar Rofiq, menegaskan bahwa kegiatan siraman rohani merupakan bagian dari khidmah Nahdlatul Ulama dalam membumikan tradisi keilmuan di tengah masyarakat. “Majelis seperti ini menjadi sarana merawat tradisi Ahlussunah wal Jama’ah, memperkuat persaudaraan, dan menebar kemaslahatan umat,” ujarnya.

Setelah tausiyah, acara dilanjutkan dengan doa penutup yang dipanjatkan bersama. Suasana haru dan khusyuk terasa saat jamaah memohon keberkahan Ramadhan.

Kegiatan kemudian berlanjut dengan berbuka puasa sederhana menggunakan kurma dan teh manis. Kebersamaan semakin terasa saat jamaah melaksanakan salat Maghrib berjamaah.

Usai salat, jamaah mengikuti ramah tamah dan makan bersama sebagai wujud kebersamaan. Momentum ini menjadi ruang silaturahmi antarwarga serta pengurus takmir masjid.

Kegiatan Siraman Rohani Ramadhan di Masjid Baitus Syafa’ah tidak hanya menjadi forum keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial. Tradisi ini mencerminkan nilai moderasi, kebersamaan, dan pelayanan umat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin mencintai majelis ilmu, memakmurkan masjid, serta menjadikan Ramadhan sebagai ladang khidmah. Mari terus hadir dan menghidupkan masjid dengan ibadah, ilmu, dan kebersamaan demi terwujudnya umat yang rukun dan penuh keberkahan.

Penulis
Andi Budi Setiawan
Tanggal
28 Feb 2026
Dibaca
16 kali
Tags: #berita #tausiah #siramanrohani #syiar #dakwah #mwcnurogojampi #pcnubanyuwangi #pwnujawatimur #pbnu #nahdlatululama
Bagikan:

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!